Berita MI Ar-Roudhoh
Haru dan Penuh Khidmat, 33 Siswa-Siswi MI Ar-Roudhoh Ikuti Haflah Tahfidzul Qur’an Juz 30
Dipublikasikan 25 May 2026
JEMBER – Suasana penuh khidmat dan haru menyelimuti pelaksanaan Haflah Tahfidzul Qur’an Juz 30 MI Ar-Roudhoh. Sebanyak 33 siswa dan siswi resmi diwisuda setelah menyelesaikan hafalan Al-Qur'an Juz 30. Para santri hadir didampingi oleh orang tua masing-masing yang turut menjadi saksi perjuangan putra-putri mereka dalam menghafal Kalamullah.
Kegiatan istimewa ini turut dihadiri oleh bapak Dr. Santoso selaku Kepala Kementerian Agama Kabupaten Jember, kepala sie. pendidikan madrasah, bapak Nur Huda, serta para penguji yaitu ustad Faiz Sholeh dan H. Saifullahudi.
Acara berlangsung menegangkan saat memasuki sesi uji publik. Sebanyak tiga siswi dan satu siswa terpilih untuk diuji secara langsung oleh para penguji dan Kepala Sie Pendidikan Madrasah. Dengan penuh keberanian dan ketenangan, para santri menunjukkan hafalan terbaik mereka di hadapan para tamu undangan dan wali murid.
Suasana haru semakin terasa ketika prosesi wisuda selesai. Para santri langsung memeluk orang tua mereka dan memohon doa restu agar dapat terus istiqomah dalam menghafal serta menjaga Al-Qur’an. Tangis haru pecah di berbagai sudut ruangan. Banyak orang tua yang tidak mampu menahan air mata bangga melihat perjuangan dan capaian putra-putri mereka.
Haflah Tahfidzul Qur’an ini menjadi momen penuh makna sekaligus pengingat bahwa keberhasilan anak-anak dalam menghafal Al-Qur’an tidak lepas dari doa, dukungan, dan pendampingan orang tua serta para guru. Diharapkan para wisudawan dan wisudawati dapat terus menjaga hafalannya dan tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.
Kegiatan istimewa ini turut dihadiri oleh bapak Dr. Santoso selaku Kepala Kementerian Agama Kabupaten Jember, kepala sie. pendidikan madrasah, bapak Nur Huda, serta para penguji yaitu ustad Faiz Sholeh dan H. Saifullahudi.
Acara berlangsung menegangkan saat memasuki sesi uji publik. Sebanyak tiga siswi dan satu siswa terpilih untuk diuji secara langsung oleh para penguji dan Kepala Sie Pendidikan Madrasah. Dengan penuh keberanian dan ketenangan, para santri menunjukkan hafalan terbaik mereka di hadapan para tamu undangan dan wali murid.
Suasana haru semakin terasa ketika prosesi wisuda selesai. Para santri langsung memeluk orang tua mereka dan memohon doa restu agar dapat terus istiqomah dalam menghafal serta menjaga Al-Qur’an. Tangis haru pecah di berbagai sudut ruangan. Banyak orang tua yang tidak mampu menahan air mata bangga melihat perjuangan dan capaian putra-putri mereka.
Haflah Tahfidzul Qur’an ini menjadi momen penuh makna sekaligus pengingat bahwa keberhasilan anak-anak dalam menghafal Al-Qur’an tidak lepas dari doa, dukungan, dan pendampingan orang tua serta para guru. Diharapkan para wisudawan dan wisudawati dapat terus menjaga hafalannya dan tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.
Kembali